STRUKTUR DAN PERANGKAT PERKUMPULAN
Struktur Perkumpulan Perjuangan Walisongo Indonesia terdiri dari:
- Pengurus Pusat disebut Pimpinan Pusat /PP
- Pengurus Propinsi disebut Pimpinan Wilayah/PW
- Pengurus Kabupaten/kota disebut Pimpinan Daerah /PD
- Pengurus luar negeri disebut Pimpinan Daerah Khusus/PDK
- Pengurus Kecamatan disebut Pimpinan Cabang/PC
- Pengurus Desa/Kelurahan disebut Pimpinan Ranting/PR
- Pengurus Rukun Warga (RW) disebut Pimpinan Anak Ranting/PAR
- Pengurus Tingkat Masjid, Musola dan Majlis Taklim disebut pimpinan Kelompok Anak Ranting/KAR
- Pengurus tingkat Kraton, Pesantren dan Padepokan disebut Pimpinan Daerah Istimewa/PDI.
Perjuangan Walisongo Indonesia membentuk perangkat perkumpulan yang meliputi Lembaga yang merupakan bagian tak terpisahkan dari kesatuan perkumpulan Perjuangan Walisongo Indonesia, yang meliputi :
- Lembaga Penelitian Perjuangan Walisongo;
- Lembaga Pendidikan Dan Dakwah;
- Lembaga Sosial, Seni Budaya dan Situs Sejarah;
- Lembaga Organisasi Dan Kaderisasi;
- Lembaga Pemberdayaan Ekonomi;
- Lembaga Media Dan Informasi;
- Lembaga Hubungan Masyarakat/Humas;
- Lembaga Hukum;
- Lembaga Pemberdayaan Perempuan; dan
- Lembaga Laskar Sabilillah
Didalam Lembaga Laskar Sabilillah Perjuangan Walisongo Indonesia terdapat kepengurusan sbb:
- Komandan Laskar
- Wakil Komandan Laskar
- Provost
- Wakil Provost
- Asisten LS
Asisten dalam Lembaga Laskar Sabilillah terdiri dari:
- ASINFOKOM (Asisten Informasi dan Komunikasi)
- ASGIAT (Asisten Kegiatan)
- ASMINPERS (Asisten Administrasi Dan Personalia)
- ASKAL (Asisten Perbekalan)
- ASRENDIK (Asisten Rencana Pendidikan)
- ASLITBANG (Asisten Penelitian Dan Pengembangan)
- ASKER (Asisten Kerjasama)






