STRUKTUR DAN PERANGKAT PERKUMPULAN

Struktur Perkumpulan Perjuangan Walisongo Indonesia terdiri dari:

  1. Pengurus Pusat disebut Pimpinan Pusat /PP
  2. Pengurus Propinsi disebut Pimpinan Wilayah/PW
  3. Pengurus Kabupaten/kota disebut Pimpinan Daerah /PD
  4. Pengurus luar negeri disebut Pimpinan Daerah Khusus/PDK
  5. Pengurus Kecamatan disebut Pimpinan Cabang/PC
  6. Pengurus Desa/Kelurahan disebut Pimpinan Ranting/PR
  7. Pengurus Rukun Warga (RW) disebut Pimpinan Anak Ranting/PAR
  8. Pengurus Tingkat Masjid, Musola dan Majlis Taklim disebut pimpinan Kelompok Anak Ranting/KAR
  9. Pengurus tingkat Kraton, Pesantren dan Padepokan disebut Pimpinan Daerah Istimewa/PDI.

Perjuangan Walisongo Indonesia membentuk perangkat perkumpulan yang meliputi Lembaga yang merupakan bagian tak terpisahkan dari kesatuan perkumpulan Perjuangan Walisongo Indonesia, yang meliputi :

  1. Lembaga Penelitian Perjuangan Walisongo;
  2. Lembaga Pendidikan Dan Dakwah;
  3. Lembaga Sosial, Seni Budaya dan Situs Sejarah;
  4. Lembaga Organisasi Dan Kaderisasi;
  5. Lembaga Pemberdayaan Ekonomi;
  6. Lembaga Media Dan Informasi;
  7. Lembaga Hubungan Masyarakat/Humas;
  8. Lembaga Hukum;
  9. Lembaga Pemberdayaan Perempuan; dan
  10. Lembaga Laskar Sabilillah

Didalam Lembaga Laskar Sabilillah Perjuangan Walisongo Indonesia terdapat kepengurusan sbb:

  1. Komandan Laskar
  2. Wakil Komandan Laskar
  3. Provost
  4. Wakil Provost
  5. Asisten LS

Asisten dalam Lembaga Laskar Sabilillah terdiri dari:

  1. ASINFOKOM (Asisten Informasi dan Komunikasi)
  2. ASGIAT (Asisten Kegiatan)
  3. ASMINPERS (Asisten Administrasi Dan Personalia)
  4. ASKAL (Asisten Perbekalan)
  5. ASRENDIK (Asisten Rencana Pendidikan)
  6. ASLITBANG (Asisten Penelitian Dan Pengembangan)
  7. ASKER (Asisten Kerjasama)